Wono Docs

Dokumentasi Wono

Panduan untuk merchant mulai dari onboarding, generate website, mengelola halaman, produk, pesanan, pembayaran, pengiriman, sampai settings toko.

Introduction

Apa itu Wono?

Wono adalah website builder AI untuk UMKM. Merchant menjelaskan bisnisnya, lalu Wono membuat storefront lengkap: halaman, blok layout, warna, konten, dan gambar awal.

Setelah website dibuat, semua bagian utama tetap bisa dikelola dari dashboard: Visual Editor untuk halaman, Products untuk katalog, Orders untuk pesanan, Payments untuk transaksi, Delivery untuk pengiriman, dan Settings untuk profil toko.

Start

Cara mulai

  1. 1Daftar atau login ke akun Wono.
  2. 2Isi onboarding: nama toko, domain, jenis bisnis, kategori, target audiens, dan arahan visual.
  3. 3Biarkan AI membuat website awal beserta halaman, blok global, warna, dan konten.
  4. 4Masuk ke dashboard untuk mengedit halaman, produk, pembayaran, pengiriman, dan domain.
  5. 5Preview website, simpan perubahan, lalu bagikan link toko ke pelanggan.
Onboarding

Cara mengisi onboarding

Merchant

Masukkan nama merchant, deskripsi singkat, dan logo. Jika logo belum diunggah, Wono membuat lettermark dari nama bisnis.

  • Gunakan nama toko yang sama dengan media sosial dan kemasan.
  • Tulis deskripsi bisnis dalam 1-2 kalimat yang jelas.
  • Upload logo dengan kontras yang baik agar tetap terbaca di navbar.

Domain

Pilih subdomain Wono atau domain custom. Subdomain otomatis dibuat dari nama toko dan bisa diedit sebelum generate.

  • Subdomain cocok untuk mulai cepat, contoh kopinusantara.wono.app.
  • Domain custom cocok jika kamu sudah punya domain sendiri.
  • Untuk domain custom, DNS perlu diarahkan setelah setup selesai.

Business

Pilih jenis bisnis, kategori, dan target audience supaya AI memahami konteks toko.

  • Physical product untuk barang yang dikirim.
  • Service untuk jasa seperti konsultasi, fotografi, reparasi, atau kelas.
  • Digital product untuk file, course, template, atau download.

Customize

Tambahkan instruksi bebas untuk AI, misalnya gaya visual, tone brand, produk unggulan, atau bagian yang harus ditonjolkan.

  • Semakin spesifik prompt, semakin relevan hasil website.
  • Sebutkan gaya seperti premium, playful, minimal, tradisional, atau warm.
  • Sebutkan CTA utama seperti Pesan Sekarang, Lihat Katalog, atau Hubungi WhatsApp.

Generate

Wono menganalisis data bisnis, memilih blok layout, menulis konten, lalu menyimpan merchant, website, halaman, dan demo produk.

  • Setelah selesai, dashboard akan terbuka otomatis.
  • Demo produk bisa dipakai sebagai contoh struktur katalog.
  • Semua konten hasil AI tetap bisa diedit dari Visual Editor.
Dashboard

Overview

Overview adalah halaman ringkasan performa toko. Gunakan bagian ini sebagai titik awal untuk melihat kondisi bisnis sebelum masuk ke menu operasional.

  • Pantau ringkasan toko dan akses cepat ke area penting.
  • Gunakan overview untuk mengecek apakah data merchant dan website sudah terbaca.
  • Jika ada data yang belum muncul, lanjutkan pengecekan dari Settings atau menu terkait.
Dashboard

Manage website dengan Visual Editor

Visual Editor dipakai untuk mengelola halaman publik toko. Editor memiliki tab Page Blocks, Global, Settings, dan Colors.

  • Page Blocks: edit blok pada halaman yang sedang dipilih.
  • Global: edit blok global seperti navbar dan footer yang dipakai lintas halaman.
  • Settings: ubah page title, slug, meta title, meta description, OG image, OG title, dan OG description.
  • Colors: ubah color palette yang dipetakan ke CSS variables website.
  • Gunakan page selector untuk berpindah halaman, New Page untuk membuat halaman baru, dan Save untuk menyimpan perubahan.
  • Undo dan redo tersedia untuk perubahan blok dengan Ctrl+Z dan Ctrl+Shift+Z.
Dashboard

Produk

Menu Products menampilkan katalog produk dari website merchant. Data bisa dicari, difilter kategori, dan diurutkan.

  • Gunakan search untuk mencari produk berdasarkan nama atau deskripsi.
  • Filter kategori membantu melihat produk dalam kelompok tertentu.
  • Tabel menampilkan gambar, nama, slug, kategori, harga terendah dari varian, stok total, dan status aktif/draft.
  • Action per produk tersedia untuk view, edit, dan delete saat fitur operasionalnya aktif.
Dashboard

Pesanan

Menu Orders menampilkan pesanan berdasarkan merchant. Pesanan bisa dicari dari invoice atau nama pelanggan dan difilter berdasarkan status.

  • Status yang tersedia: pending, processing, paid, shipped, delivered, dan cancelled.
  • Tabel menampilkan invoice, customer, order status, payment status, shipping status, total, dan tanggal.
  • Gunakan invoice sebagai rujukan utama saat mencocokkan pembayaran atau pengiriman.
Dashboard

Promo

Menu Promos menampilkan kode promo yang tersimpan di toko. Promo mendukung tipe diskon percentage atau fixed.

  • Tabel menampilkan nama promo, kode, nilai diskon, penggunaan, periode, dan status.
  • Status dihitung dari is_active dan tanggal berakhir.
  • Gunakan minimum purchase dan usage limit untuk menjaga margin promo.
Dashboard

Pembayaran

Menu Payments menampilkan transaksi pembayaran dari order. Data dapat difilter berdasarkan payment status.

  • Status pembayaran: paid, unpaid, pending, failed, refunded, dan expired.
  • Tabel menampilkan invoice, customer, status, metode, transaction id, amount, dan tanggal.
  • Pengaturan gateway pembayaran dilakukan dari Settings > Payment.
Dashboard

Pengiriman

Menu Delivery menampilkan order yang memiliki informasi courier. Data bisa difilter berdasarkan shipping status.

  • Status pengiriman: pending, processing, shipped, delivered, dan cancelled.
  • Tabel menampilkan invoice, customer, status, courier, waybill, destination, dan shipping cost.
  • Pengaturan kurir dan ongkir dasar dilakukan dari Settings > Shipping.
Dashboard

Analytics

Analytics disiapkan untuk laporan penjualan dan metrik performa. Saat ini menu tersebut masih berupa placeholder di dashboard.

  • Gunakan Orders dan Payments untuk pengecekan operasional saat analytics belum lengkap.
  • Saat tersedia, analytics akan menjadi tempat membaca performa penjualan dan metrik toko.
Settings

Mengatur profil, domain, payment, dan shipping

General

Ubah store name, deskripsi, dan logo. Informasi ini muncul di storefront publik.

Contact

Isi WhatsApp, email, Instagram, Facebook URL, TikTok, dan alamat toko.

Payment

Hubungkan Midtrans dengan Server Key dan Client Key. Gunakan Check Connection sebelum menyimpan provider.

Shipping

Pilih kurir, isi base shipping rate, free shipping threshold, dan service areas.

Notifications

Atur notifikasi pesanan, termasuk WhatsApp order notification dan nomor tujuan.

Domain

Ubah domain storefront. Domain ini menjadi alamat publik toko.

Help

Troubleshooting

Website belum tampil setelah onboarding

Cek domain yang dipakai, pastikan merchant punya website, lalu buka dashboard. Jika memakai mode waitlist, user tanpa website akan masuk waiting screen.

Perubahan editor tidak muncul

Pastikan tombol Save sudah ditekan. Untuk perubahan Page Blocks, Global Blocks, dan Colors, editor menandai dokumen sebagai dirty sebelum disimpan.

Midtrans tidak bisa disimpan

Isi Server Key, jalankan Check Connection, lalu pastikan status Connected sebelum menekan Save payment methods.

Produk atau order kosong

Pastikan websiteDomain dan websiteId merchant benar. Products mengambil data dari website id, sedangkan Orders membaca merchant id dari website.

Butuh panduan strategi?

Baca artikel Wono untuk tips UMKM go digital, QRIS, dan cara memaksimalkan website toko.

Buka blog